PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK MENENTUKAN PEMBAGIAN KELAS SISWA BARU

  • Deddy Kusbianto P.A
  • Mustika Mentari
  • Embrian Alfi Syahrin

Abstract

SMPN 2 Gondang adalah salah satu sekolah menengah pertama yang berada di Kabupaten Nganjuk. Pembagian kelas harus dibagi sama rata dari berbagai daerah dan jumlah siswa baru yang telah diterima sebanyak 200 lebih serta jumlah kelas terdapat 8 ruangan, sehingga membuat pembagian kelas menjadi rumit dan masih dilakukan secara manual tentu saja hal ini tidak efektif dan efisien. Alasan dilakukannya pembagian kelas secara merata agar didalam kelas pemerataan kemampuan siswa dengan nilai yang tinggi menyebar disemua kelas serta siswa baru dari berbagai daerah. Pada  penelitian ini dilakukan dengan cara menggunakan metode K-Means Clustering. Untuk uji validalitas Cluster menggunakan Silhouette Coefficient dan pengujian antar kelas menggunakan uji homogenitas. Dari hasil uji coba yang dilakukan dengan menggunakan 2,3 dan 4 Cluster diperoleh hasil Silhouette Coefficient dan uji homogenitas terbaik yakni mengunakan 4 Cluster dengan nilai 0,80 dimana nilai yang mendekati 1 adalah hasil yang optimal dan dengan nilai homogenitas jenis kelamin 0,114, asal SD 0,856 dan nilai UN 0,980. Jadi untuk hasil yang diharapkan dalam pembagian lebih baik menggunakan 4 Cluster. Untuk uji performa, K-Means Clustering membutuhkan 10 detik untuk melakukan proses Clustering dan 2 detik untuk proses pembagian kelas.

Published
2018-08-31