KLASIFIKASI KARAKTER WANITA JAWA MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES

  • Ulla Delfana Rosiani Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang
  • Dhebys Suryani Hormansyah Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang
  • Yanuar Satria Wijaya Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang
  • Adi Atmoko Universitas Negeri Malang

Abstract

Budaya Jawa masih dipegang dan dijalankan hingga saat ini. Budaya ini berlaku pada berbagai aspek di kehidupan sehari–hari, bahkan wanita pun memiliki ideologi tersendiri dalam budaya Jawa. Menunjukkan ekspresi emosi marah bagi wanita Jawa dianggap sebagai hal yang kurang pantas. Sehingga mereka cenderung memendam emosinya, hal tersebut menyebabkan wanita Jawa lebih rentan terkena penyakit yang dapat mengganggu kesehatan rohani dan jasmani. Salah satu solusi dari masalah tersebut adalah dengan menemui pakar. Tetapi untuk menemui pakar diperlukan biaya dan waktu sehingga seringkali wanita Jawa mengabaikan kondisi tersebut.Oleh karena itu diperlukan aplikasi yang dapat mengelompokkan tingkat emosi wanita Jawa sehingga dapat memberikan saran penanganan yang tepat berdasarkan tingkatan emosi mereka. Untuk dapat menjalankan proses klasifikasi diperlukan dataset berupa Jawaban kuisioner, yang terdiri dari berberapa aspek yaitu suami, anak, pekerjaan, orang tua, saudara, yang nantinya akan digunakan untuk proses perhitungan Naive Bayes.Hasil pengujian dilakukan dengan cara 30 data sample acak yang sudah memiliki label dan hasilnya dibandingkan dengan label yang dihasilkan oleh aplikasi. Tingkat akurasi yang diperoleh oleh aplikasi ini dalam mengelompokkan karakter wanita Jawa adalah 83%, dari data tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa Metode Naive Bayes dapat diaplikasikan untuk mengelompokkan karakter wanita Jawa.

Published
2018-08-31