SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GASTROENTEROLOGI MENGGUNAKAN METODE FUZZY CERTAINTY FACTOR

  • Muhammad Irfan A Teknik Informatika, Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang
  • Ariadi Retno Tri Hayati Ririd Teknik Informatika, Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang
  • Elok Nur Hamdana Teknik Informatika, Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang

Abstract

Penyakit pencernaan atau gastroenterologi merupakan penyakit yang menyumbangkan sekitar 30 persen angka kematian di dunia. Kesadaran akan kesehatan masyarakat yang masih rendah, serta sarana penyampaian informasi tentang penyakit yang masih kurang memadai merupakan beberapa faktor yang menjadi alasan mengapa angka kematian pada penyakit pencernaan begitu tinggi dari total keseluruhan penyakit yang ada, sehingga perlu adanya media bantu berupa sistem pakar yang dapat memberikan solusi yang tepat agar dapat menangani permasalahan tersebut. Pembuatan sistem pakar ini menggunakan metode Fuzzy Logicdan Certainty Factor. Pada proses perhitungan metode Certainty Factordibutuhkan nilai Faktor Kepercayaan (MB/Measure of Belief) dan Faktor Ketidakpercayaan (MD/Measure of Disbelief). Aturan yang selama ini digunakan pakar selalu menentukan nilai MB dan nilai MD sekaligus, hal tersebut dapat membuat pakar kesulitan atau kebingungan dalam menentukan nilai yang sesuai. Untuk mempermudah pakar, maka penulis menggunakan metode Fuzzy Logicdalam menentukan nilai Faktor Ketidakpercayaan / MD. Kemudian dari kedua nilai tersebut dihitung menggunakan metode Certainty Factoruntuk penentuan diagnosa penyakit yang diderita oleh pasien sekaligus memberikan informasi mengenai penyakit terkait. Objek yang digunakan dalam sistem pakar ini adalah penyakit pada sistem pencernaan. Hasil diagnosa penyakit pencernaan dari sistem 100% sama dengan hasil diagnosa pakar.

Published
2018-08-31