PENGEMBANGAN SISTEM CLUSTERING SELF-ORGANIZING MAP UNTUK MENENTUKAN PEMBAGIAN KELAS (STUDI KASUS SMAN 1 DURENAN)

  • Arief Prasetyo Teknik Informatika, Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang
  • Imam Fahrur Rozi Teknik Informatika, Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang
  • Briananda Rizka Nugraha Teknik Informatika, Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang

Abstract

SMAN 1 Durenan adalah salah satu sekolah menengah atas yang berada di Kabupaten Trenggalek. Karena pembagian kelas harus didistribusikan sama rata dari berbagai daerah dan jumlah siswa baru yang telah diterima sebanyak 324 serta jumlah kelas terdapat 9 ruangan, sehingga membuat pembagian kelas menjadi rumit. Alasan dilakukannya pembagian kelas agar frekuensi laki-laki danperempuan serta rata-rata nilai un memiliki jumlah yang merata [1].

            Dalam penelitian ini, pembagian kelasdilakukan pengelompokkan data dengan cara mengolah data-data yang didapat dari siswa yang baru masuk dengan menggunakan metode Self-Organizing Map(SOM) Clusteringuntuk pembagian kelas di SMAN 1 Durenan. Alasan menggunakan metode tersebut karena SOM merupakan sebuah platform yang efektif untuk memvisualisasikan data. Lalu keriteria yang akan diambil adalah nama siswa, jenis kelamin, asal sekolah, alamat rumah dan nilai UN SMP. Data-data yang didapatkan akan diolah untuk mengetahui hasil dari data tersebut [12].

Hasildari penelitian ini dapatdilakukan Pengembangan ClusteringMenggunakan Self-organizing mapuntuk Menentukan Pembagian Kelas, diharapkan SMAN 1 Durenan dapat melakukan pembagian kelas yang sama rata agar jumlah laki-laki dan perempuan antar kelas memiliki jumlah sama rata serta rata-rata nilai UN memiliki jumlah yang merata.

Published
2018-08-31