SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT SAPI MENGGUNAKAN FUZZY INFERENCE TSUKAMOTO

  • Luqman Affandi Program Studi Informatika, Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang
  • Annisa Taufika Firdausi Program Studi Informatika, Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang
  • Bima Adwiyana Program Studi Informatika, Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang

Abstract

Diagnosis penyakit merupakan proses awal untuk mendeteksi suatu penyakit melalui gejala – gejala yang ditimbulkan. Kegagalan suatu diagnosis akan   memberikan   beberapa   permasalahan   seperti keselamatan hidup ternak. Sistem pemantauan kondisi ternak dilakukan oleh Dinas terkait, Salah satunya Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro pemantauan meliputi pengecekan secara langsung oleh pegawai teknis terkait. Hal ini kurang efektif mengingat ada lebih dari satu jenis hewan ternak yang dikontrol oleh instansi tersebut. Pemilik ternak sapi perlu pengetahuan tentang penyebab adanya penyakit, penyebarannya dan saran tindakan sendiri untuk penanggulangan, sehingga penyakit dapat dibatasi.

Oleh sebab itu diperlukan teknologi yang dapat membantu dalam diagnosis penyakit sapi menggunakan metode Fuzzy Inference Tsukamoto agar penyebaran penyakit tidak meluas, sehingga penyakit dapat dibatasi. Pada metode Fuzzy Inference Tsukamoto, setiap konsekuen aturan penyakit If-Then direpresentasikan dengan suatu himpunan fuzzy keanggotaan monoton lalu diinferensikan. Hasil perhitungan didapatkan dengan model rata-rata terbobot.

Dalam penelitian ini telah dilakukan pengujian pada pengguna dengan persentase 81% menyatakan setuju dan sangat setuju bahwa sistem pakar ini membantu.

Published
2018-08-31