DIGITAL WATERMARKING PADA CITRA DIGITAL FOTOGRAFI METODE DISCRETE WAVELET TRANSFORM

2015: Seminar Informatika Aplikatif Polinema (SIAP)

Mohamad Sulthon Fitriansyah
Cahya Rahmad

Abstract

Teknologi digital serta internet saat ini telah memberikan kemudahan bagi kita untuk melakukan akses
serta mendistribusikan berbagai informasi dalam format digital. Data digital mudah untuk digandakan serta
didistribusikan. Namun, pengandaan dan pendistribusian yang tidak berizin menimbulkan masalah terhadap hak
kekayaan intelektual (HAKI), karena pemilik data digital tidak memiliki suatu label yang menunjukkan identitas
suatu label yang menunjukkan identitas pemilik (ownership) atau pemegang hak penggandaan (copyright) atas
data digital tersebut,.
Digital watermarking adalah teknik menyisipkan informasi yang menyatakan label atau informasi
kepemilikan kedalam sebuah produk digital secara rahasia. Informasi yang disisipkan kedalam produk dinamakan
watermark. Penyisipan watermark dilakukan sedemikian rupa sehingga watermark tidak merusak citra digital yang
dilindungi. Selain itu watermark yang telah disisipkan tidak dapat dilihat oleh indra manusia, namun dapat terdteksi
oleh computer dengan menggunakan kunci yang benar. Watermark yang telah disisipkan tidak dapat dihapus dari
dalam data digital, sehingga bila citra digital fotografi ber-watermark disebar dan digandakan, maka otomatis
watermark didalamnya ikut terbawa.
Penerapan metode Discrete Wavelet Transform (DWT) dalam penyisipan watermark kedalam citra
digital hasil fotografi. Metode DWT ini akan menjalankan proses penyisipan watermark kedalam citra digital
fotografi dalam mendekomposisi sehingga memperoleh koefisien DWT lalu citra akan direkonstruksi
menggunakan koefisien DWT, maka akan dapat melakukan proses Inverse Discrete Wavelet Transform (IDWT)
untuk merekonstruksi sinyal asal. Oleh karena itu, dengan adanya hal tersebut fotografer dapat melindungi karya
hasil fotografinya dan mempunyai hak kepemilikan.

References

Hakim, A, R. 2012.Analisa Perbandingan
Watermarking Image Menggunakan Discrete
Wavelet Transform
Munir, Rinaldi. 2004. Steganografi dan
Watermarking. Bandung: Departemen Teknik
Informatika Institut Teknologi Bandung
Kurniawan, Joko. 2014, Implementasi Discrete
Wavelet Transjorm Untuk Penyisipan Gambar
dalam Gambar, Jurnal Pelita Informatika Budi
Darma, Volume : IV, Nomor : 1
Pratama, Putu Erik. 2012.Pengembangan Aplikasi
Penyembunyian Pesan (STEGANOGRAFI)
Pada Citra Digital Dengan Transformasi Wavelet
Haar. Kumpulan Artikel Mahasiswa Pendidikan
Teknik Informatika (KARMAPATI), Volume 1
Nomor 1, Mei 2012
Das, Baisakhi.Implementation od Digital
Watermarking Using Discrete Wavelet
Transform. International Journal of Innovative in
Technology & Science, ISSN:2321-1156
Achmad Basuki, Josua F. Palandi, Fatchurrochman.
(2005) : Pengolahan Citra Digital Menggunakan
Visual Basic, Graha Ilmu, Yogyakarta
Darma Putra. 2010. Pengolahan Citra Digital.
Yogyakarta : Penerbit Andi.
Hermawati, Fajar Astuti. 2013. Pengolahan Citra
Digital. Yogyakarta : Penerbit Andi.
Kadir, Abdul dan Susanto Adhi. 2012. Teori dan
Aplikasi Pengolahan Citra , Yogyakarta : Andi.